isu Banten'com.Di duga pemasangan implant langgar SOP yang di lakukan salah satu bidan DW yang ada puskesmas pamarayan kabupaten serang Banten. pasien berakibat pingsan dan mengeluarkan cairan di salah satu telinganya
Menurut suami korban bayi nudin di depan awak Media 25/04/2025/ mengatakan bahwa korban selaku istrinya arna untuk memasang implan alat kontrasepsi di puskesmas pamarayan pada hari .Jum'at.tgl 17 april 2026 namun setelah pemasangan alat kontrasepsi tiba tiba spontan pingsan pingsan "saya kaget pa waktu habis magrib istri saya duduk, terlihat lemah maka saya tanya sorangan kunaon "kamu kenapa " dia bilang sakit tangan dan agak sakit di dada tidak lama langsung pingsan saya panik lansung saya bawa ke puskesmas setelah di tangani waktu itu tidak ada perkembangan, saya berinisiatif untuk di bawa ke sala satu kerumah sakit
Menurut salah satu pihak rumah sakit Kartini penanganan di UGD menyampaikan adanya infeksi namun saya tidak mempertanyakan secara detail penyebab infeksi tersebut , tapi saya heran kenapa waktu penanganan selanjutnya setelah mendapatkan kamar pihak ahli syaraf yang menanganinya
Menurut bayinudin pihaknya sudah mempertanyakan pada bidan yang menangani istri nya, menyampaikan bahwa setelah pemasangan alat kontrasepsi implan tersebut pingsan pingsan dan mengelurkan cairan dari salah satu telinganya pihak bidan DW mengatakan, Uda pa bawa aja kesini kita cabut lagi implan nya
Bu kalau saya bawa kesini bisa sembuh lagi engga, istri saya itu engga tau "etamah pa penyakit ti Allah "itumah pa penyakit dari Allah ucapnya
Dengan jawaban yang di anggap tidak profesional dan tak bertanggung jawab tersebut bayinudin merasa kesal
Dengan kejadian terhadap istri saya dirinya merasa kwatir akan menjadi sakit yang berkepanjangan
Sementara pihak awak media konfirmasi ke pihak puskesmas pamarayan 25 /04/2026/ menurut Bu Aris Setiawati S.GZ kepala tata usaha. bahwa sebaik pasien untuk di lakukan pengecekan medis pada rumah sakit atau dokter spesialis THT kwatir dengan adanya cairan dari telinga tersebut ada gejala faktor lain pada tubuh pihak korban
Ketika awak media mempertanyakan SOP penanganan pengobatan atau pemasangan implan atau alat Kontrasepsi pada pihak pasien
,
pihaknya mengatakan bahwa harus adanya screening dan melakukan pendaptaran pada loket yang di sediakan pihak puskesmas berdasarkan ketentuan aturan yang ada ungkapnya

