Advertisement
Scroll untuk melanjutkan membaca
Advertisement

pembangunan Pengelolaan pengembangan Sistem Drainase Lingkungan ,Kebasiran disinyalir Asal Jadi








Serang -isu Banten com pekerjaan Pembangun Drainase dalam tahap pengerjaan kurang lebih satu Minggu yang lalu terlihat jelas para pekerjanya pun tidak memakai alat pelindung diri(APD) dan di duga ada nya curi- curi spesifikasi dalam pembangunan.

‎Padahal (APD)sangat penting untuk pelindung diri, guna mencegah rawan kecelakaan dalam bekerja,

tapi hal itu sepertinya dari pihak pelaksana dan konsultan,seakan terkesan mengabaikan nya,

di samping itu untuk kualitas dan kuantitas pemasangan drainase juga di duga tidak sesuai dengan spesifikasi dan juga RAB.




‎Pantauan awak media di lokasi terlihat pemasangan drainase yang di duga tidak sesuai spek di tambah lagi, seharus nya mengunakan pelapis sebagai adukan lantai dasar,akan tetapi yang kami lihat di lokasi hanya saja batu ditumpuk lalu di gelar adukan bukan. hanya itu saja pada saat pemasangan batu pun dalam keadaan genangan air tetap saja di kerjakan seolah-olah ada nya pembiaran tidak memikirkan bagaimana untuk kekuatan mutu dan kwalitas.





Masih lanjut Salah satu pekerja di lokasi lapangan yang tidak mau disebutkan namanya, saat di konfirmasi terkait pembayaran upah pekerjaan, ia menjelaskan perihal upah sampai saat juga belum jelas pak gak tau borongan gak tau harian saya minta kasbon aja belum dikasih sampai sekarang juga pak. ‎ia juga menyatakan,terkait mengenai (APD) itu pun belum dikasih pak ini juga saya dapat bawa sendiri dari rumah ujarnya.


‎Timbul pertanyaaan besar apakah, kesehatan keselamatan kerja (K3)  tidak penting bagi pelaksana dan pemborong, sedangkan pemerintah sudah jelas menganjurkan (APD) harus di adakan,ini seakan pelaksana mengabaikan peraturan tersebut.

‎Di tempat terpisah awak media mencoba hubungi salah satu pelaksana di lapangan bernama SUBRO,melalui via telfon dan chat WhatsApp, Alhamdulillah merespons cepat iya ,kang pekerjaan sudah hampir beres, tinggal finishing aja.padahal hasil investigasi tim dalam pekerjaan tersebut fakta membuktikan di lapangan masih lama.kami menduga pihak pelaksana sengaja berniat bohongi tim awak media guna untuk menghindari dari sosial kontrol dugan kuat pihak pelaksana terkesan menutupi dalam keterbukaan informasi publik (KIP)



‎‎Perlu di ketahui pekerjaan pembangunan  pengeleloaan dan pengembangan sistem Drainase,yang terhubung langsung dengan sungai dalam Daerah kabupaten/kota yang menelan anggaran 189.724.000,

‎Dengan no kontrak 610/15/spk/pL/lingkungan/SDA-DPUPR/2026

‎Tnggal kontrak 02 Februari 2026

‎Pelaksana CV.Putra Jaya Karta 

‎Waktu pelaksana: 60 hari kalender 

Konsultan Pengawas:Cv. Waktu Indo Banten 

‎Sumber dana APBD TA.2026

‎Pekerjaan ini di duga abaikan k3 dan tidak sesuai spesifikasi, semoga pemerintah menindak tegas para pelaksana yang melanggar, peraturan kami sebagai aktivis meminta kepada pihak dinas terkait untuk segera ambil tindakan tegas bila mana terbukti adanya unsur kesengajaan dalam kegiatan tersebut kami minta untu segera di blacklist CV.tersebut pungkasnya.




‎red/tim

Baca Juga
Berita Terbaru
  •  pembangunan Pengelolaan pengembangan Sistem Drainase Lingkungan ,Kebasiran disinyalir Asal Jadi
  •  pembangunan Pengelolaan pengembangan Sistem Drainase Lingkungan ,Kebasiran disinyalir Asal Jadi
  •  pembangunan Pengelolaan pengembangan Sistem Drainase Lingkungan ,Kebasiran disinyalir Asal Jadi
  •  pembangunan Pengelolaan pengembangan Sistem Drainase Lingkungan ,Kebasiran disinyalir Asal Jadi
  •  pembangunan Pengelolaan pengembangan Sistem Drainase Lingkungan ,Kebasiran disinyalir Asal Jadi
  •  pembangunan Pengelolaan pengembangan Sistem Drainase Lingkungan ,Kebasiran disinyalir Asal Jadi
Posting Komentar
Tutup Iklan