Melanjuti informasi masyarakat adanya komplotan pelajar acungkan senjata tajam (Sajam) yang meresahkan masyarakat. kini kembali mengguncang dengan adanya beberapa Murid SMPN di kecamatan carenang, kabupaten serang-banten, diduga menjadi korban pengejaran hingga ketakutan. (04/02/2026).
Hal ini di alami beberapa murid didik yang mengaku asal SMPN 2 satu atap, menjelaskan dirinya menjadi korban pengejaran komplotan pelajar yang belum di ketahui asal-usulnya dengan memakai sajam. Hingga kocar-kacir lari ketakutan.
"Iyah pak kita habis di kejar-kejar komplotan pelajar yang membawa sajam, kita yang lagi jalan-jalan doang tiba-tiba di todongin celurit, karena takut kita langsung lari ke sini, "Kata murid SMPN satu atap carenang
Lanjut, "Dia pake motor beat ada tiga motor warna putih dan hitam boncengan semua, bajunya ada yang pake seragam putih, coklat, dan switer, salah satunya kayaknya ada anak SMP dari kecamatan Binuang. "Jelasnya
Masih Murid SMPN satu atap, "kita semua berlima yang di kejar, pas kita lari sampe sini warga ada yang keluar, jadi anak yang ngejar semuanya langsung kabur lewat jalan kampung kadokan porang. "Ujarnya
Kejadian ini di alami Murid SMPN satu atap jalan daerah provinsi Banten, lintas Parigi-Sukamanah, lebih tepat di kampung Bayongbong pintu, desa pamanuk, kecamatan Carenang. Rabu, 04 Februari 2026.
Menurut warga setempat komplotan pelajar yang membawa sajam kabur lewat jalan perkampungan arah kadokan porang dengan memakai kendaraan roda dua.
"Ya anak ini jadi korban pengejaran pelajar bawa Sajam, pas saya keluar Anak-Anak yang bawa Sajam langsung kabur lewat kampung Kadokan porang pake motor beat. "Terang warga
//Red

