Advertisement
Scroll untuk melanjutkan membaca
Advertisement

Diduga Lecehkan Profesi Pers, AKPERSI Kecam Oknum Pelaksana Proyek di Tangerang


TANGERANG, — Tiga orang wartawan yang merupakan anggota Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) DPC Kabupaten Bogor mengaku mengalami dugaan pelecehan verbal dan perendahan profesi oleh oknum pelaksana proyek saat menjalankan tugas jurnalistik di Kabupaten Tangerang.


​Ketiga jurnalis dari media Afjnews.com ini sedang melakukan peliputan dan konfirmasi langsung di lokasi proyek Rehabilitasi Turap Saluran Air Perahu Villa di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, yang dibiayai oleh APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai Rp198.030.000.00.


​Dugaan pelecehan ini terjadi ketika para wartawan mencoba mengonfirmasi detail proyek yang dilaksanakan oleh PT Khodijah Putri Jaya Perkasa (No. SPK/Kontrak: 610/77-PL/PPK-SDA/K/APBD).


​Menurut keterangan yang dihimpun, selain mendapatkan ucapan yang dinilai tidak pantas secara langsung di lokasi, oknum pelaksana proyek tersebut juga diduga menyampaikan kalimat bernada merendahkan melalui status WhatsApp, yang berbunyi: “Udah jualan gorengan aja, teh.”

Meskipun oknum tersebut berdalih bahwa ucapan itu hanyalah candaan, para wartawan menilai pernyataan tersebut tidak etis, merendahkan profesi wartawan, dan mencederai semangat kemitraan antara pers dan pelaksana pembangunan.

“Kami datang ke lokasi untuk konfirmasi secara profesional, sesuai dengan tugas yang diatur dalam Undang-Undang Pers,” ujar salah satu wartawan. 


“Walaupun disebut bercanda, kalimat tersebut jelas merendahkan dan tidak menghargai profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas resmi. 


Ini dapat dikategorikan sebagai bentuk pelecehan verbal terhadap insan pers.”

Para wartawan menegaskan bahwa sebagai anggota AKPERSI DPC Kabupaten Bogor, mereka bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik dan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Para wartawan berharap agar pihak perusahaan pelaksana, PT Khodijah Putri Jaya Perkasa, maupun instansi terkait, segera memberikan pembinaan tegas kepada para pelaksana proyek di lapangan.

Mengingat proyek tersebut menggunakan dana publik, AKPERSI menilai bahwa keterbukaan informasi dan sikap kooperatif terhadap media merupakan kewajiban yang harus dijunjung tinggi oleh setiap pelaksana.



Sitinurjanah

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Diduga Lecehkan Profesi Pers, AKPERSI Kecam Oknum Pelaksana Proyek di Tangerang
  • Diduga Lecehkan Profesi Pers, AKPERSI Kecam Oknum Pelaksana Proyek di Tangerang
  • Diduga Lecehkan Profesi Pers, AKPERSI Kecam Oknum Pelaksana Proyek di Tangerang
  • Diduga Lecehkan Profesi Pers, AKPERSI Kecam Oknum Pelaksana Proyek di Tangerang
  • Diduga Lecehkan Profesi Pers, AKPERSI Kecam Oknum Pelaksana Proyek di Tangerang
  • Diduga Lecehkan Profesi Pers, AKPERSI Kecam Oknum Pelaksana Proyek di Tangerang
Posting Komentar
Tutup Iklan